Monday, 15 January 2018

Langkah-Langkah Pointing Atau Mapping Domain Pada Blogspot

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It ! Share On Tumblr ! Share On Reddit ! Share On Linkedin ! Share On StumbleUpon !
Sebelum saya menjelaskan tentang langkah-lagkah pointing domain atau mapping domain, alangkah baiknya kita mengetahui arti dari Hosted, Self hosted, Hosting dan Domain. Karena saya sendiri juga awam dalah dunia blogging, jadi saya uraikan sesuai dengan pemahaman saya.

Kita pasti pernah mendengar hosted dan self hosted. Sebagai contoh jika kita membuat blog di blogger dan di wordpress.com, kemudian alamat blog kita di belakangnya ada embel-embel blogspot atau wordpress. Itulah yang dinamakan blog Hosted.

Dengan kata lain, Blog Hosted itu blog kita menumpang di website penyedia seperti wordpress, blogger, tumblr dan lain sebagainya. Berarti blog yang kita punyai tidak murni milik kita pribadi. Sedangkan Self-Hosted kebalikannya. Kita adalah pemilik blog atau website itu sendiri.

Perbedaannya, kalau hosted kebanyakan penyedia platform memberi layanan secara gratis, cuma ada batasan-batasan seperti media penyimpanan, tampilan blog, tampilan iklan, dan lain sebagainya.

Sedangkan Self-hosted akan ada biaya atau lebih tepatnya membayar biaya sewa hosting dan domain tiap tahunnya. Tetapi kita mempunyai 100% control baik menentukan besarnya media penyimpanan, pengaturan iklan dan lain sebagainya.

Apa itu Domain Dan Hosting?


Sederhananya Domain itu nama atau alamat url dari blog kita seperti dnazifah.com. sedangkan Hosting adalah tempatnya file-file blog kita disimpan, ini bisa semacam harddisk kalau di ibaratkan sebuah komputer. Yang jelas, keduanya mengunakan sistem sewa tiap tahunnya.

Sedangkan mapping domain atau pointing domain atau bahasa kerennya di dunia blogger Custom domain adalah sebuah usaha merubah blog gratisan menjadi sebuah blog profesional.

Intinya blog yang tadinya beralamatkan dnadzifah.blogspot.com berubah menjadi dnadzifah.com.

Apa bedanya dengan self-hosted?

Jelas beda dong, Self-hosted itu mengunakan hosting dan domain yang kita bayar sendiri, sedangkan untuk mapping atau pointing domain, kita hanya membeli domain saja, sedangkan hostingnya (tempat penyimpanannya) masih mengunakan layanan platform penyedia blog seperti blogspot.

Keuntungan Blog Custom Domain

Sebenarnya tidak masalah kalau alamat blog menggunakan embel-embel blogspot.com, tapi jika kita ingin lebih serius ngeblog, maka saya sangat merekomedasikan untuk menggunakan domain sendiri.

Alasannya selain alamat blog menjadi lebih pendek tanpa embel-embel blogspot.com dibelakangnya, juga pastinya akan lebih mudah diingat.

Mempunyai blog dengan domain sendiri terlihat profesional dan tidak pasaran, kita juga akan serius mengurusi blog jika sudah custom domain, karena sangat disayangkan kalau sudah kena biaya sewa pertahunnya, tapi tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Dan lagi, dengan mempunyai blog yang custom domain, banyak penghasilan tambahan yang bisa kita raup dari hobby ngeblog kita ini. Senang kan bisa mempunyai penghasilan dari hobbi yang kita geluti.

Langkah-langkah Custom Domain atau Mapping Domain pada Blogspot

Pertama-tama kita harus memilih penyedia layanan hosting dan domain yang murah, cepat dan terpercaya agar disaat kita membeli atau menyewa domain nanti, kita tidak menyesal belakangan.

Kita kan tidak mau disaat kita sudah beli hosting dan domain yang hanya berpatokan pada “murah”, ternyata membuat blog kita semakin susah di akses dan ditinggalkan pengunjung.

Jadi pilih saja rekomendasi para mastah di dunia blog tentang penyedia hosting dan domain terbaik dan terpercaya. Ada banyak kok penyedia hosting dan domain di Indonesia, seperti rumahweb, dewaweb, niagahoster dan lain sebagainya.

Dan pilihan saya jatuh pada DewaWeb. Kenapa Dewaweb? Kalian bisa baca cerita saya sebelumnya di artikel “Alasan dibalik Custom Domain pada Blogspot dan Berbagai Manfaatnya Custom Domain

Setelah memilih penyedia domain dan membeli domain disana. Setting yang pertama dilakukan adalah:

Buka Dasboard Blogger, kemudia pilih Setelan =>> Dasar. Pada kolom publikasi yang man kita bisa melihat alamat url blog kita dan kita juga bisa menganti url subdomain tersebut.

Tapi untuk custom domain, sorot pada pilihan “Siapkan URL pihak ketiga”. Kemudian masukkan url sesuai alamat domain yang sudah kita beli tadi. Jangan lupa untuk menambahkan “www” di url domain yang baru. Selanjutnya pilih simpan.

Jangan terlalu risau kalau ada pesan kesalahan seperti gambar dibawah ini. Itu hal yang wajar dan memang seharusnya begitu. 


Yang perlu kita lakukan berikutnya adalah mencatat 2 DNS Records yang ada di situ yang nanti kita butuhkan disaat setting pengaturan DNS domain.

                    Bidang Nama, Label, atau Host Bidang Tujuan, Target, atau Mengarah Ke                    www                    ghs.google.com                    lqnxxxxxxxxxx      gv-xxxxxxxxxx.dv.googlehosted.com

Setelah itu kita pindah ke client dewa web atau login client ke penyedia hosting domain lainnya. Pengaturan DNS Domain di Dewaweb sangat mudah, caranya sebagai berikut:

Login ke webclient dewaweb, pilih menu Domain=>Domain Saya. Kemudian pilih domain yang aktif dan pilih Edit.


Kemudian pada Tab pengaturan, pilih DNS Record.


Isikan 2 DNS record yang ada di setting-an blogger tadi. Tambahkan juga Hostname dengan mengkosongkan kolom nama hosting kemudian isi dengan alamat “216.239.32.21” seperti gambar di bawah ini.


Setelah semuanya selesai, simpan settingan DNS Record dan tunggu 30 menit. Karena proses pemetaan DNS record butuh waktu bahkan blog saya ini butuh beberapa jam hingga akhirnya berhasil.

Tampilan setelan blog yang sudah berhasil mapping domain seperti gambar dibawah ini. 


Jangan lupa, centang pilihan opsi "Alihkan namablog.com ke www.namablog.com" agar jika ada yang mengetikkan url blog kita tanpa kata "www" secara otomatis blog kita redireck ke "www.namablog.com".

Setelah semua selesai, kalian bisa cek dengan mengunjingi alamat blog kalian dengan url domain baru tersebut.

Mudahkan prosesnya?.

Custom domain atau mapping domain sangat disarankan bagi kalian yang ingin memiliki blog yang lebih serius dan terlihat lebih profesional. Selain harganya cukup terjangkau 120.000 pertahun yang bagi saya tidak begitu mahal.

Karena biaya seperti itu bisa tertutup (tanpa mengunakan uang kebutuhan sehari-hari) kalau ada yang mau kerjasama dengan blog kita, entah riview, backlink placement atau hal lainnya yang biasanya kita mendapat bayaran antara 100.000 hingga 200.000 per job.

Nah bagaimana? Tertarik dengan Custom Domain?

Saya sarankan Dewaweb untuk kalian, bukan karena nama saya Dewi jadi merekomendasikan Dewa, tapi karena layanan Ninja support ini loh yang paling mengesankan.


Tau tidak jam berapa saya custom domain ini? Jam 11 malam (Kalau pagi tidak bisa pegang laptop karena kesibukan dirumah).

Saya minta bantuan pada layanan ninja support dijam 11 malam dan saya terkejut jam segitu layanan ninja support masih menjawab dengan cepat. Saya dipandu dengan baik mengingat ini baru pertama kali saya custom domain sendiri dan saya senang problem saya dapat terselesaikan dengan bantuan layanan ninja support.

Thanks DewaWeb

~ Semoga Bermanfaat ~

Author:

Hai, Saya Dewi Nadzifah, seorang momblogger dan Lifestyleblogger. Saya seorang Ibu dari 2 orang anak. Saya suka membaca, menulis puisi, serta menulis artikel di blog (Peridiri.com dan Dnadzifah.com). Ingin bertanya dan bekerjasama bisa hubungi saya di diarydiri@gmail.com

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

3 comments:

  1. waa aku jadi pengen banget untuk punya domain sendiri kalau segini mudahnya. makasih mbakk, infonya sangat bermanfaat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat domain sendiri aja mbak, murah kok :)

      Delete
  2. Tutorialnya keren. Saya juga seperti itu ketika mengalihkan domain saya dari yg gratis ke TLD. Sukses selalu buat mba blogger ☺

    ReplyDelete

 
Copyright ©2016 Dewi Nadzifah Blog • Design by BTDesigner